INFORMASI TERKINI
  • 3 tahun yang lalu / Dapatkan Informasi Kegiatan Terupdate Masjid Agung Sunda Kelapa Dapat di Akun Instagram (@masjidagungsundakelapa)
WAKTU :

Masjid Agung Sunda Kelapa Resmi Buka Kegiatan Latihan Ling Tien Kung, Perluas Manfaat Masjid sebagai Pusat Peradaban Umat

Terbit 24 Oktober 2026 | Oleh : Tatyana Virgiani | Kategori : BERITA KEGIATAN

Jakarta, 24 Oktober 2026 – Masjid Agung Sunda Kelapa (MASK) resmi membuka kegiatan latihan terapi Ling Tien Kung (LTK) pada Sabtu (24/10/26). Kegiatan perdana ini berlangsung di Lapangan Basket Masjid Agung Sunda Kelapa, Jl. Sunda Kelapa No. 16, Menteng, Jakarta Pusat, mulai pukul 07.00 hingga 09.00 WIB.

Acara pembukaan dipandu oleh Ibu Tiwi dari Majelis Taklim Ibu-Ibu Masjid Agung Sunda Kelapa (MTII-MASK), kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Bapak H. Imam Suwondo.

Dalam sambutannya, Dewan Pengurus Masjid Agung Sunda Kelapa yang diwakili oleh Bapak Budiyono selaku Bendahara Dewan Pengurus MASK menyampaikan sambutan positif atas terselenggaranya kegiatan latihan Ling Tien Kung. Kehadiran kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya memperluas pelayanan dan manfaat masjid bagi jamaah serta masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan dan kebugaran.

Selanjutnya, Ketua Umum Perkumpulan Eltekers Indonesia Sejahtera, dr. Achmad Mediana, Sp.OG, menyampaikan pengenalan singkat mengenai terapi Ling Tien Kung, termasuk gambaran umum metode latihan dan manfaatnya bagi kebugaran tubuh. Ling Tien Kung (LTK) sendiri adalah metode terapi olah tubuh yang dilakukan melalui serangkaian gerakan sederhana, perlahan, dan terkontrol dengan fokus pada pengaktifan otot-otot tertentu, terutama otot di sekitar panggul, perut bagian bawah, dan anus. Ling Tien Kung juga dikenal dengan sebutan “Ilmu Titik Nol”, yaitu sebuah metode yang berlandaskan konsep energi kehidupan dalam tubuh manusia. Metode ini dikembangkan oleh Awik Wijaya di Surabaya sekitar tahun 1960-an.

Sebelum sesi latihan dimulai, dilaksanakan seremonial penyerahan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Dewan Pengurus Masjid Agung Sunda Kelapa dan Perkumpulan Eltekers Indonesia Sejahtera tentang penyelenggaraan Program Latihan Ling Tien Kung di Masjid Agung Sunda Kelapa. Nota kesepahaman tersebut diserahkan oleh Bapak Budiyono kepada dr. Achmad Mediana, Sp.OG, selaku Ketua Umum Eltekers Indonesia Sejahtera. Kerja sama ini menjadi landasan penyelenggaraan kegiatan latihan Ling Tien Kung secara rutin di lingkungan Masjid Agung Sunda Kelapa.

Memasuki pukul 08.15 WIB, para peserta mengikuti sesi latihan terapi Ling Tien Kung hingga pukul 09.00 WIB. Latihan dipandu oleh para instruktur yang telah dipercaya dan berpengalaman dalam membimbing gerakan-gerakan Ling Tien Kung. Gerakannya relatif sederhana dan tidak membutuhkan alat khusus. Beberapa gerakan yang dikenal antara lain; Fu Kang (Empet-Empet Anus): gerakan mengencangkan dan menahan otot di sekitar anus, kemudian melepaskannya secara terkontrol, Lik Thi Tien Tien (Jinjit-Jinjit): gerakan mengangkat tumit sehingga tubuh bertumpu pada ujung kaki.

  • Gerakan peregangan: melibatkan otot kaki, pinggang, panggul, dan bagian tubuh lainnya.

Sebelumnya, Masjid Agung Sunda Kelapa juga telah menghadirkan kegiatan latihan Bio Energy Power (BEP) yang rutin diselenggarakan setiap hari Rabu pukul 07.00–09.00 WIB. Dengan hadirnya program Ling Tien Kung, semakin beragam pilihan kegiatan kebugaran yang dapat diikuti oleh jamaah dan masyarakat. Ke depannya, latihan Ling Tien Kung akan diselenggarakan secara rutin setiap hari Sabtu pukul 07.00–09.00 WIB di Masjid Agung Sunda Kelapa. Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak jamaah dan masyarakat yang dapat merasakan manfaat positif dari aktivitas kebugaran sekaligus menjadikan masjid sebagai ruang untuk membangun kebersamaan, mempererat silaturahmi, dan meningkatkan kualitas kehidupan umat.

Penyelenggaraan program ini merupakan bagian dari komitmen Masjid Agung Sunda Kelapa untuk terus mengembangkan peran dan fungsi masjid. Tidak hanya sebagai pusat peribadatan, tetapi juga sebagai pusat pendidikan, sosial, kesehatan, pemberdayaan, dan peradaban umat. Dengan semangat tersebut, Masjid Agung Sunda Kelapa berharap dapat terus menghadirkan berbagai program yang inklusif, bermanfaat, dan berdampak nyata bagi masyarakat luas.

SebelumnyaMasjid Agung Sunda Kelapa Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Bersama Ustadzah Halimah Alaydrus SesudahnyaMelangkah Lebih Tinggi bersama Ust. Handy Bonny di Rest Area Ketiga RISKA

Berita Lainnya